Sabtu, 04/11/2017 20:25 WIB

Anak Nagari Sitanang Bergotong Royong Timbun Jalan Berlubang

Anak Nagari Sitanang melakukan goro kebersihan pinggir jalan, dan menimbun lubang di badan jalan Simpang Ampek-Batu Kambing.

Anak Nagari Sitanang melakukan goro kebersihan pinggir jalan, dan menimbun lubang di badan jalan Simpang Ampek-Batu Kambing.

Sitanang, sumbarsatu.com- Untuk mencegah banyaknya jatuh korban lalu lintas, akibat menyempitnya badan jalan diserbu semak yang mebelukar di pinggir jalan kabupaten Jorong Simpang Ampek-Batu Kambing, Anak Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, melakukan goro bersama, dipimpin Wali Nagari Afrizal St.Maruhun, Sabtu (4/11/2017).

Menurut Afrizal, tumbuhan liar jenis pimpiang telah merunduk ke jalan. Kondisi itu menyebabkan badan jalan yang sudah sempit kian menyempit. Kondisi itu diperparah dengan banyakanya lubang di badan jalan. Akibatnya, sering terjadi kecelakaan. Yang tersering adalah kecelakaan roda dua.

“Makanya kami berinisiatif bersama tokoh masyarakat,dan para pemuda, didukung sepenuhnya segenap anak nagari, melakukan goro kebersihan jalan, dan menimbun bdan jalan yang rusaknya diperkirakan mengundang bencana,” ujar Afrizal, Sabtu (4/11/2017), di Sitanang.

Dikatakan, sudah sering pengguna sepeda motor mendapat kecelakaan di jalan Sitanang-Batu Kambing, terutama pada kawasan Tanjung Harapan-batas Sitanang-Batu Kambing. Badan jalan di kawasan itu banyak berlubang, dan di kiri-kanan jalan semak sudah membelukar.

Menurut ceria para tetua Sitanang, dulu jalan dalam nagari (dulu jorong) dirawat anak nagari. Hal itu terjadi di masa nagari belum beralih ke desa, pada Pemerinyahan Orde Baru. Namun di masa Orde Baru, perawatan dan pembersihan pinggir jalan diambil alih pemerintah. Makanya, goro kebersihan jalan yang dilakukan anak nagari terhenti total. Kemudian di era reformasi, perawatan pinggir jalan diserahkan kepada nagari, namun biayanya dari pemerintah. (MSM)

BACA JUGA