Minggu, 22/10/2017 19:33 WIB

3 Nagari di Solok Dibidik Tipikor Polres Solok Kota

TERKAIT PENGGUNAAN DANA DESA

Kapolres Solok Kota AKBP Doni Setiawan, SIk dalam acara jumpa dengan wartawan di ruang kerjannya, Sabtu(21/10/17). Namun dalam kesempatan itu, Kapolres tidak menjelaskan 3 nagari yang  lagi dibidik jajaran Tipikor Polres Solok Kota itu.

Kapolres Solok Kota AKBP Doni Setiawan, SIk dalam acara jumpa dengan wartawan di ruang kerjannya, Sabtu(21/10/17). Namun dalam kesempatan itu, Kapolres tidak menjelaskan 3 nagari yang lagi dibidik jajaran Tipikor Polres Solok Kota itu.

Solok, sumbarsatu.com--Unit Tindak Pidana Korupsi (tipikor) Polres Solok Kota membidik 3 nagari yang diduga terkait dugaan penyimpangan dana desa. Saat ini pihak Polres Solok Kota sedang memperdalam dugaan tindak pidan korupsi ini.

Hal itu dikemukakan Kapolres Solok Kota AKBP Doni Setiawan, SIk dalam acara jumpa dengan wartawan di ruang kerjannya, Sabtu(21/10/17). Namun dalam kesempatan itu, Kapolres tidak menjelaskan 3 nagari yang lagi dibidik jajaran Tipikor Polres Solok Kota itu.

“Maaf masih rahasia, nanti kalau penyelidikan sudah selesai media kita beri info,” ujarnya dalam pertemuan yang ikut juga didamnpingi Wakpolres Solok Kota Kompol Simuntak.

Dijelaskannya, dana desa rentan diselewengkan jika dalam pengunaannya tidak dilakukan pengawasan dengan ketat.

Menurutnya, dana desa yang digulirkan pemerintah untuk pemerataan pembangunan desa tidak seharusnya menjadi bumerang bagi desa, jika dalam pengunaannya dilakukan sesuai dengan aturan.

“Bayangkan dari informasi yang saya terima setidaknya 400 orang di Indonesia telah menjadi tersangka tersangkut dugaan melakukan penyimpangan dalam penggunaan dana desa,” katanya. (HAM)

BACA JUGA