Jum'at, 20/10/2017 02:29 WIB

Peringatan Hari Pangan Sedunia di Tanjung Raya Meriah

Peringatan hari Pangan Sedunia di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (19/10/2017), meriiah.

Peringatan hari Pangan Sedunia di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (19/10/2017), meriiah.

Maninjau, sumbarsatu.com- Peringatan hari Pangan Sedunia di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (19/10/2017), meriiah.

Ribuan petani di kecamatan itu tumpah ruah memadati jalan utama Maninjau - Bukittinggi, guna mengikuti pawai alegoris. Pada saat itu, terlihat petani begitu bersemangat mengikuti pawai tersebut, sambnil membawa berbagai sampel hasil pertaniannya, dan beragam peralatan pertanian diperagakan, dalam menyukseskan kegiatan itu.

Kegiatan, yang akan dijadikan agenda tahunan Kecamatan Tanjung Raya tersebut, dihadiri Camat Tanjung Raya Handria Asmi, Wali Nagari se- Tanjung Raya, UPT Pertanian, para penyauluh, Forkopimcam, dan unsur terkait lainnya.

Pada kesempatan itu Handria Asmi mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan Hari Pengan Sedunia ke- 37, dan sekaligus sebagai bentuk partisipasi kecamatan dalam mendukung program daerah, yaitu Agam Menyemai.

"Sejauh ini, Program Agam Menyemai terbukti mampu menjadi penunjang perekonomian masyarakat, seperti meningkatnya hasil pertanian setiap panen. Bahkan pameo "nan di laman untuak di makan, nan di parak baok kapakan," terus di implementasikan masyarakat dalam kehidupan mereka," kata Handria.

Lebih lanjut Handria menyebutkan, peserta pawai merupakan petani yang tergabung kelompok tani di Kecamatan Tanjung Raya, sekolah, dan group kesenian tambua tansa, di salingka Danau Maninjau. Ini sebagai upaya mengangkat marwah petani, di mana petani merupakan tulang punggung bagi bangsa ini.

"Kita makan dari hasil pertanian, jadi kita patut bangga dan berterima kasih pada petani. Petani merupakan orang-orang hebat, dan jangan sampai malu menjadi petani, tetapi berbanggalah menjadi sosok yang hebat itu," ujarnya pula.

Lebih lanjut camat mengatakan, kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama yang baik antara petani dengan penyuluh, sehingga petani yang mengikuitinya membludak sampai memadati jalan utama di Tanjung Raya.

"Kami bangga jadi anak petani, kami bangga jadi petani," ujar camat menirukan teriakan para petani saat itu.

Menurut camat, di samping memeriahkan Hari Pangan Sedunia, moment tersebut dijadikan untuk memotivas para petani yang masih membuka usaha di danau, untuk mengalihkan usaha mereka ke darat, sehingga program Save Maninjau bisa diwujudkan. (MSM)

BACA JUGA