Rabu, 11/10/2017 18:17 WIB

Dorong Ekonomi Usaha Perikanan, APUP Pasaman Barat Terbentuk

Kadis Kelautan Arial Effendi bersama pelaku usaha perikanan di Pasbar, kemarin.

Kadis Kelautan Arial Effendi bersama pelaku usaha perikanan di Pasbar, kemarin.

Pasaman Barat, sumbarsatu.com—Untuk peningkatan posisi tawar para pelaku usaha perikanan di Kabupaten Pasaman Barat membentuk sebuah persatuan sesama profesi dengan nama Asosiasi Pelaku Usaha Perikanan (APUP). Asosiasi ini bertujuan untuk menyatukan keinginan ke arah yang lebih baik terutama dari segi ekonomi.

Sekretaris Dinas Perikanan Pasbar Luhfi di Padang Tujuh Rabu (11/10) mengatakan, APUP dibentuk setelah perbinjangan panjang pelaku usaha perikanan. Sebagai pemerintah daerah yang berkewajiban mencari solusi dari setiap permasalahan masyarakat terutama dinas yang menaungi pelaku usaha perikanan. Bahwasanya posisi tawar dari pelaku usaha mengalami hambatan dan susah untuk bersaing di pasaran.

“Memang ke depan perlu dibentuk suatu wadah perkumpulan pelaku usaha perikanan di tingkat kabupaten yang diberi nama Asosiasi Pelaku Usaha Perikanan (APUP) Kabupaten Pasaman Barat. Selama ini posisi tawar pelaku usaha perikanan kita pada posisi yang lemah. Baik dipenyediaan sarana produksi seperti pengadaan benih ikan dan pakan ikan maupun di segi pemasaran hasil produksi,” ungkap Luhfi.

Ia menambahkan, permasalahan perikanan tidak hanya berputar pada satu titik produksi ikan saja. Sebab, adakalanya ikan tersebut mengalami hambatan mulai dari produksi, bibit, pemasaran. Semua permasalahan tersebut saling berkaitan satu sama lain. Jika satu masalah saja bisa diuraikan, maka masalah berikutnya akan mudah diselesaikan.

“Seperti produksi ikan yang sudah dihasilkan para pelaku usaha tidak bisa dipasarkan. Hal ini terjadi karena pelaku usaha tidak mengetahui pangsa pasar yang jelas ataupun untuk membantu mendapatkan akses permodalan ke pihak perbankan,” jelas Luhfi.

Jika asosiasi berjalan sesuai dengan rencana ke depannya bisa mencarikan solusi dan bisa menjembatani permasalahan yang dihadapi para pelaku perikanan. Baik keapda pemerintah maupun kepada pihak lain yang erat hubungannya dengan asosiasi tersebut.

“Ibarat sapu lidi, jika berjalan sendiri-sendiri tidak memiliki kekuatan untuk lebih maksimal dalam mencapai tujuan. Jika sudah membentuk asosiasi seperti APUP ini maka bisa menggalang kekuatan dari permasalahan yang dihadapi selama ini. Termasuk berperan dalam pendistribusian paket bantuan-bantuan ke masyarakat mulai dari pembuatan proposal, melakukan identifikasi dan verifikasi serta penyerahan paket bantuannya,” kata Luhfi. (SSC)

Laporan Sutan Junir

BACA JUGA