Senin, 09/10/2017 06:16 WIB

Nyabu di Sel, Warga Binaan Dibekuk Polisi

-

-

Agam, sumbarsatu.com- Warga binaan Lapas Klas II B Padang Lansano Lubuk Basung, Agam, berinisial DS, Jumat 6 Oktober 2017 sekira pukul 13.30 WIB, dibekuk polisi.

Kepala Kepolisian Resor Agam, AKBP Ferry Suwandi, didampingi Kasat Narkoba, AKP Antonius Dakhi, Minggu (8/10) membenarkan adanya penangkapan napi tersebut. Ia dibekuk di selnya, dalam kamar 5 blok B. Menurutnya, penangkapan tersebut berkat kerja sama dengan pihak LP.

"Betul kita menangkap seorang Narapidana DS Penyalahgunaan Narkotika Gol I jenis Shabu dalam Didalam Kamar 5 Blok B Lapas Klas II B pada hari Jumat 6 Oktober 2017 sekitar pukul 13.30 WIB. Ini berkat komunikasi baik kita dengan pihak LP," ujarnya.

Ia menjelaskan, penangkapan itu berawal dari informasi yang diperoleh anggota. mendapat informasi dari Petugas Sipir Lapas sekaligus meminta bantuan dan bekerjasama untuk melakukan pengecekan ruang kamar no 5 Blok B yang dicurigai ada Penyalahgunaan Narkoba oleh Narapidana.

"Mendapatkan laporan tersebut Resnarkoba Polres Agam mendatangi Lapas Klas II B Padang Langsano Lubuk Basung. Pemeriksaan dilakukan dengan penggeledahan secara bersama-sama dengan Petugas Sipir ke kamar 5 Blok B yang dihuni napi," ungkapnya.

Menurutnya, dalam penggeledahan ditemukan di dalam kamar tersebut Narkotika Gol I jenis Shabu paket sedang, satu buah kaca pirek bersama kompeng dan 20 helai plastik kecil yg terletak dibawah kasur. Ketika didesak yang bersangkutan mengakui barang tersebut adalah miliknya.

Dikatakan Ferry, tersangka dan bersama Barang bukti jenis Sabu sudah diamankan dan dibawa ke Polres Agam untuk diproses secara hukum. Tersangka sedang menjalankan hukuman 5 tahun penjara kasus yang sama di Padang. Tersangka pindahan LP Muaro Padang.

"DS beralamat tetap Matang Gelumpang Dua, Kecamatan Pasangan, Kabupaten Bireuen Propinsi Aceh. Alamat sementara Asrama TNI AD Tarandam, Lurah Parak Gadang, Kecamatan Simpang Aru, Kota Padang. Kita juga mengapresiasi pihak LP yang mau bekerjasama dalam pengungkapan tersebut," jelasnya. (MSM)

 

BACA JUGA