Senin, 02/10/2017 19:22 WIB

Kejurprov Sumbar Diikuti 540 Pebulutangkis

Ketuk Pengprov PBSI Sumbar, H. Syafrizal ‘Ucok’ (tengah) diapit Ketua Harian, H. Basril Basyar, Panpal Damri (kanan), dan Sekum Zulaskandri serta pengurus PBSI lainnya usai jumpa pers di Kantor BPMD Sumbar, Senin (2/10).

Ketuk Pengprov PBSI Sumbar, H. Syafrizal ‘Ucok’ (tengah) diapit Ketua Harian, H. Basril Basyar, Panpal Damri (kanan), dan Sekum Zulaskandri serta pengurus PBSI lainnya usai jumpa pers di Kantor BPMD Sumbar, Senin (2/10).

Padang, sumbarsatu.com--Sebanyak 540 pebulutangkis dari berbagai kelompok usia dipastikan ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi Bulutangkis. Aganda tahunan Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) Sumatera Barat itu digelar di Kota Padang Panjang pada 4-7 Oktober 2017.

Sebanyak 540 pemain cabang olahraga tepok bulu angsa yang akan berebut menjadi terbaik itu hadir dari 15 kota dan kabupaten atau minus Kabupaten Dharmasraya, Solok Selatan, Pesisir Selatan dan Kabupaten Kepulauan Mentawai. 

“Semua kota dan kabupaten di Sumatera Barat telah mendaftarkan atletnya. Terkecuali empat daerah tersebut yang sampai Sabtu (30/9) batas waktu akhir pendaftaran peserta, mereka tidak mendaftarkan atletnya. Sejauh ini kita juga belum tahu alasan ketidak ikutsertaan mereka pada Kejurprov tersebut,” kata H. Syafrizal, Ketua Umum Pengprov PBSI Sumbar di Kantor BPM Sumbar, Senin (2/10/2017).

Ucok, sapaan akrab Syafrizal yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Sumbar didampingi H. Basril Basyar (Ketua Harian PBSI), Zulaskandri (Sekum), Damri (Ketua Panpel) serta beberapa pengurus lainnya menjelaskan, dari Kejurprov (sebelumnya Kejurda-red) ini diharapkan lahir bibit-bibit baru pebulutangkis Ranah Minang yang bisa diandalkan.

“Kejuaraan ini memang sebagai ajang pencarian bakat yang nantinya, akan kita persiapkan untuk menghadapi babak kualifikasi PON XX-2020 di Papua. Jadi, nanti para juara akan kita bina dan dipersiapkan untuk ke Porwil Sumatera di Bengkulu 2019 mendatang,” ujarnya.

Kejuaraan provinsi ini akan mempertandingkan tujuh kategori (kelompok). Yakni kelompok pra usia dini atau buat pebulutangkis kelahiran 2009, kategori usia dini (kelahiran 2007), anak-anak (2005), pemula (2003), remaja (2001), taruna (1999) serta kelompok dewasa kelahiran 1997.

“Untuk tujuh kelompok ini khusus untuk pemain tunggal putra dan putri. Untuk ganda kita mempertandingan empat kelompok, yaitu remaja, taruna, dewasa serta veteran. Buat veteran minimal kelahiran 1977. Atau satu pasang total usia 90 tahun. Jadi seluhnya delapan kategori yang akan dipertandingkan,” tambah Bebe, sapaan Basril Basyar.

Selain itu, alek program Pengprov PBSI 2017 ini sekaligus akan dimanfaatkan oleh tuan rumah untuk pelantikan Pengurus Cabang PBSI Kota Serambi Mekah. “Rencananya Kejurprov akan dibuka oleh Walikota Padang Panjang,” ujar Ucok yang pernah menjabat sebagai Pj. Bupati Pessel, Dharmasraya, dan Mentawai menjelaskan. (SSC)

BACA JUGA