Jum'at, 29/09/2017 06:25 WIB

Dua Pelaku Pariwisata Agam Raih Penghargaan ITA

Dua pelaku Pariwisata Kabupaten Agam menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Indonesian Tourism Awards (ITA) 2017.

Dua pelaku Pariwisata Kabupaten Agam menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Indonesian Tourism Awards (ITA) 2017.

Agam, sumbarsatu.com--Dua pelaku Pariwisata Kabupaten Agam menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Indonesian Tourism Awards (ITA) 2017.

Penghargaan itu diserahkan pada puncak acara Rakornas III 2017, sekaligus bertepatan pada Hari Pariwisata Dunia, atau World Tourism Day, di Jakarta, Rabu (27/9/2017) malam.

Pelaku pariwisata dimaksud adalah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Agro Wisata Koto Gadang, Kecamatan Baso, dan pengelola Homestay Perjuangan Nagari Lawang, Kecamatan Matur. Penghargaan diraih setelah melalui proses seleksi, hingga kunjungan tim juri dari Kementerian Pariwisata RI.

Lima penghargaan prestisius diserahkan Kemenpar RI, Arif Yahya, kepada pemenang secara faktual, yang menjadi terbaik di kelasnya malam itu. Untuk Agam penghargaan yang diperoleh, yaitu Apresiasi Homestay dan Community Based Torism (CBT), dan penghargaan Kelompok Sadar Wisata.

Para penerima penghargaan ITA 2017 tersebut, nantinya juga akan menerima ASEAN Tourism Awards 2018, yang akan diserahkan pada ajang ASEAN Tourims Forum (ATF), di Chiang Mai, Thailand, Januari 2018.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Indonesia Tourism Award 2017 merupakan salah satu upaya meningkatkan Index Environmental Sustainability Indonesia.

Apresiasi Pesona Destinasi Pariwisata Indonesia tahun 2017, bertujuan memberikan penghargaan kepada pelaku industri pariwisata, dan masyarakat yang telah berkomitmen prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism), dalam pengelolaan pariwisata di daerahnya.

“Berdasarkan data Travel and Tourism Competitiveness Report (TTCI) pada 2017, Index Environmental Sustainability Indonesia berada di peringkat 131, atau meningkat tiga peringkat dari sebelumnya, yaitu peringkat 134 pada tahun 2015,” ujarnya.

Deputi Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman mengatakan, kegiatan itu bertujuan memberikan apresiasi dan inisiatif kepada pelaku wisata, untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia menuju kelas dunia.

"Di samping itu, kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Dunia tahun 2017, yang ditetapkan UNWTO dengan tema "Sustainable Tourism, A Tool for Development"," ujarnya.

Dia berharap program tersebut dapat terus berlangsung, dan mampu meningkatkan peringkat Index Environmental Sustainability Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Hadi Suryadi, yang hadir mewakili pemerintah daerah, mengungkapkan rasa syukurnya.

"Terima kasih atas dukungan semua pihak, ini merupakan komitmen pemerintah daerah hingga nagari, termasuk semua komponen sektor pariwisata untuk menjadikan destinasi wisata semakin baik, dan tujuannya jelas untuk kesejahteraan masyarakat setempat," ujarnya.

Terkait prestasi tersebut, memang sudah menjadi visi daerah yang, menjadi tanggung jawab semua pihak untuk mewujudkannya.

"Kita juga melihat saat ini, beberapa nagari yang memiliki potensi wisata, mulai mengelolanya, untuk dikembangkan, dan menjadikannya program di nagari,” ujarnya pula. (MSM)

 

BACA JUGA