Jum'at, 11/08/2017 20:58 WIB

Sah! Komite Persahabatan Parlemen Indonesia-Filipina Terbentuk

Delegasi DPD RI, saat kunjungan kerja ke Filipna

Delegasi DPD RI, saat kunjungan kerja ke Filipna

Jakarta, sumbarsatu.com – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dailami Firdaus, menyambut gembira pernyataan Ketua Komite Urusan Luar Negeri Senat Republik Filipina, Senator Loren Legarda untuk membentuk Kelompok atau Komite Persahabatan Parlemen Indonesia dan Filipina.

Hal tersebut disampaikan Dailami lewat rilisnya, Jumat (11/8/2017), menyikapi Senator Legarda yang menegaskan bahwa Komite Persahabatan Parlemen Indonesia dan Filipina dibentuk. "Mereka yang hadir dalam pertemuan ini dimasukkan sebagai pendiri,” kata Senator Legarda di Manila, Filipina, Rabu (9/8/2017), dalam pertemuan dengan delegasi BKSP DPD RI saat kunjungan kerja ke Filipina dari tanggal 8-10 Agustus 2017.

Pernyataan tersebut lanjut Dailami, yang juga bertindak selaku Ketua Delegasi BKSP, sekaligus satu penegasan bahwa sudah ada kelompok persahabatan parlemen Indonesia dan Filipina.

“Hubungan Indonesia dan Filipina sangat baik, jadi Senator Legarda merasa mengapa dengan negara seperti Belarusia saja mereka punya kelompok persahabatan parlemen, tetapi dengan DPD RI tidak?," ujar Dailami.

Senator dari DKI Jakarta ini menjelaskan pembicaraan delegasi BKSP DPD RI dan Komite Luar Negeri Filipina membahas beberapa isu antara lain pentingnya parlemen memberikan dukungan kerjasama ekonomi dan energi terbarukan, pemberantasan terorisme dan obat-obatan terlarang.

Dalam pertemuan tersebut kata dia, Legarda juga mengundang Direktur Otoritas Zona Ekonomi Filipina (PEZA), Brigjen Charito B. Plaza. PEZA jelasnya, sebuah BUMN yang bertugas mengembangkan investasi dan kawasan khusus Filipina.

“Model diplomasi ekonomi Senat Filipina yang melibatkan unsur dunia bisnis ini dapat terjadi karena telah terjalin kepercayaan di antara keduanya. Saya kira, model ini perlu kita kembangkan juga di DPD RI, bahkan termasuk dengan masyarakat sipil pada isu-isu non-ekonomi,” saran Dailami.

Ikut dalam delegasi BKSP ke Filipina yaitu Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba (anggota DPD RI daerah pemilihan Sumatera Utara), H. Abu Bakar Jamalia (Jambi), Ahmad Jajuli (Lampung), Dr. I.G.N. Arya Wedakarna MWS III (Bali), dr. Delis Julkarson Hehi (Sulawesi Tengah), Adrianus Garu (Nusa Tenggara Timur), dan Pendeta Charles Simaremare (Papua).

Selain ke Senat, anggota delegasi BKSP bertemu Komite Luar Negeri, Komite Hubungan Parlemen & Diplomasi dan Ketua DPR Filipina, serta ke Asian Development Bank (ADB) dan pusat pengembangan pendidikan tenaga kesehatan Filipina. (BAL)

BACA JUGA