Sabtu, 29/07/2017 20:36 WIB

Jalan Kabupaten dari Sitanang-Bawan, Kupak-kupak

Jalan kabupaten, yang menghubungkan Sitanang-Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam,kini dalam kondisi nyaris hancur total, seperti pantauan sumbarsatu.com, Sabtu (29/7/2017).

Jalan kabupaten, yang menghubungkan Sitanang-Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam,kini dalam kondisi nyaris hancur total, seperti pantauan sumbarsatu.com, Sabtu (29/7/2017).

Ampek Nagari, sumbarsatu.com- Jalan kabupaten, yang menghubungkan Sitanang-Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam,kini dalam kondisi nyaris hancur total, seperti pantauan sumbarsatu.com, Sabtu (29/7/2017).

Jalan dengan panjang sekitar 4.500 meter itu, sebagiannya diaspal dengan konstruksi lapisan penetrasi (lapen), dan sisanya diaspal hot mix. Setiap hari dimanfaatkan warga untuk berbagai kepentingan, seperti mengangkut hasil tani dan kebun, dan sebagai jalan pendidikan.

Di kawasan itu terdapat ratusan hektar kebun sawit dan sawah warga. Makanya, keberadaan jalan aspal itu sangat membantu warga, terutama untuk meningkatkan perekonomian mereka,dan sebagai jalan bagi para pelajar SMP sederajad, dan SMA sederajad menuju sekolah mereka, seperti disampaikan pemuka setempat, A. Dt. Batuah, dan Ketua Bamus Sitanang, Djalius Djalin St. Marajo, Sabtu (29/7/2017), yang ditemui secara terpisah di Nagari Sitanang.

Mereka tidak menyalahkan siapa-siapa, menurut mereka jalan rusak karena dipakai. Setiap hari badan jalan dilindas truk dan kendaraan angkutan lainnya, demi kepentingan warga.

“Jalan rusak karena dipakai, itu lumrah. Namun kami harapkan hanya perbaikan jalan tersebut, sebelum keburu hancur total,” ujar Dt. Batuah, dan St. Marajo, senada.

Di samping badan jalan, kondisi jembatan kayu, yang membentang di atas batang Sitanang Kaciak, tepatnya di Labuah Baru, Jorong Simpang Ampek Sitanang, kondisinya juga sudah mengkhawatirkan. Lantai dan bantalan rel jembatan juga sudah lapuk.

“Dengan banyaknya hasil peranian dan perkebunan rakyat yang perlu diangkut, melintasi jembatan kayu itu, kami berharap agar jembatan tersebut dibangun permanen,” ujar mereka pula. (MSM)

BACA JUGA