Senin, 19/06/2017 16:10 WIB

Distan Agam Cegah Hewan Sakit Dipotong untuk Lebaran

Ternak sapi di Palembayan, Agam

Ternak sapi di Palembayan, Agam

Agam,sumbarsatu.com- Untuk mencegah penularan penyakit, dari hewan ternak sakit yang dipotong untuk konsumsi warga pada waktu lebaran, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Agam membentuk tim untuk memeriksa kesehatan sapi dan kerbau yang akan disembelih menjelang Idul Fitri 1438 Hijriah,seperti disampaikan Kepala Distan Agam, melalui Sekretaris Distan, Ir. Arief Restu, M.Si, Senin (19/6/2017) di Lubuk Basung.

"Tim akan memeriksa penyakit menular yang diderita hewan ternak tersebut, seperti penyakit antraks, cacing hati, dan jembrana. Tujuannya untuk mengantisipasi penularan penyakit dari hewan kepada manusia," ujarnya.

Ia menjelaskan, tim akan memeriksa kesehatan hewan yang akan dipotong di rumah potong hewan, dan pemotongan sapi yang dilakukan warga, dalam memastikan layak atau tidak layaknya hewan itu dipotong. Pengawasan itu bertujuan untuk meminimalisasi peredaran daging sapi impor ilegal, daging busuk, ayam yang dipotong sudah mati, dan sejenisnya.

"Tim yang berjumlah 21 orang itu terdiri dari dokter hewan, petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian Agam dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Peternakan kecamatan," uajrnya pula.

Ia menambahkan, selain memeriksa kesehatan hewan yang akan dipotong, tim juga melakukan pengawasan peredaran daging sapi, daging ayam, dan telur ayam di pasar tradisional.

"Apabila menemukan penyakit, maka tim melarang pedagang untuk memotong hewan itu. Namun sapi mengidap penyakit cacing hati dan jembrana, boleh dipotong, tetapi harus dibuang usus, hati, dan organ yang tidak layak dikonsumsi," ujarnya menjelaskan.

Apabila menemukan daging tersebut, tim akan melakukan pembinaan pedagang agar tidak menjual daging tersebut, karena berisiko terhadap kesehatan konsumen.

Setelah itu, sampel daging sapi itu akan diambil dan diperiksa ke Laboratorium Balai Viteriner di Baso. (MSM)


Ternak sapi di Palembayan, Agam

BACA JUGA