Jum'at, 16/06/2017 16:04 WIB

Panglima TNI: Perlakukan Rakyat seperti Ibu Kandung

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Jakarta, sumbarsatu.com - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta seluruh Prajurit TNI dimana pun bertugas, pelihara sikap dan tingkah laku perbuatan yang baik dalam berinteraksi dengan masyarakat dan perlakukan rakyat seperti Ibu kandung yang harus dihormati, karena TNI bersama Rakyat yang menjaga dan merawat kemerdekaan.

Hal tersebut dikatakan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara buka puasa bersama Prajurit TNI dan Anak Yatim Piatu, di Gedung Wiryadinata Mako Korpaskhas TNI AU Margahayu Bandung, Jawa Barat, Kamis malam (15/6/2017).

Bagi semua Prajurit TNI yang telah berinteraksi sangat baik dengan masyarakat, Panglima TNI mengucapkan terima kasih.

"Ini memang suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh Prajurit TNI dengan mempedomani Delapan Wajib TNI sehingga hasil survey dari beberapa lembaga survey menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada TNI sangat tinggi bahkan mendapat peringkat satu," ujar Gatot.

Lebih lanjut, Panglima TNI mengutip salah satu pernyataan Syekh Yusuf yang menyatakan bahwa Islam yang baik adalah Islam yang Ma’rifatullah atau Islam yang mengenal nama, sifat dan perbuatan Allah Swt. "

Jadi seorang muslim yang baik adalah yang benar-benar memiliki akhlak mulia karena orang yang punya akhlak mulia adalah orang yang selalu berbuat baik dan menyenangkan orang lain dalam kehidupannya sehari-hari," katanya.

Dia tambahkan, dalam ajaran Islam dan budaya lokal suku di Indonesia semua mengajarkan untuk berbuat baik dan bersikap sopan santun. Di bulan Ramadan ini, mari sama-sama kita menjadi umat Islam yang berakhlak mulia.

"Seandainya di Indonesia semua umat Islam berahklak mulia pasti tidak akan terjadi keributan seperti yang terjadi di Syria, kelompok satu dengan kelompok lainnya berperang sambil berkata Allahu Akbar," ujarnya.

Selain itu, Panglima TNI kembali menyampaikan bahwa pada tanggal 17 Agustus pukul 17.00 tahun 2017 waktu setempat wilayah Indonesia, di semua Markas TNI dilaksanakan doa bersama dengan masyarakat pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72.

"Bagi yang beragama Islam melaksanakan muraja’ah yaitu Khatam Alquran yang dilakukan oleh para hafidz Alquran, dan bagi yang beragama Khatolik, Protestan, Hindu, Buddha dan Konghucu berdoa bersama-sama yang dipimpin oleh pemuka agama masing-masing, memohon agar Indonesia penuh dengan kasih sayang, karena agama apa pun pasti mengajarkan kasih sayang," imbuh Gatot. (BAL)

BACA JUGA