Selasa, 13/06/2017 14:22 WIB

Taman di Kawasan Bundaran Simpang Tigo Menawan, Tapi Tugu Terlihat Merana

Bundaran Simpang Tigo Lubuk Basung

Bundaran Simpang Tigo Lubuk Basung

Lubuk Basung, sumbarsatu.com-- Ada yang menarik perhatian pengunjung Bundaran Simpang Tigo Lubuk Basung, Kabupaten Agam, di kawasan itu terdapat sebuah tugu, dengan fasilitas kolam bundar lengkap dengan air mancur, dan patung harimau. Di samping itu juga terdapat taman bunga, dengan bunga indah menawan.

Sayangnya, kondisi taman nan semarak dengan kembang meriah itu, tidak diiringi keberadaan kolam air mancur yang seronok. Kolam air mancur dimaksud, terkesan kusam dan kumuh. Keramik bangunan tampak ada yang rusak. Air mancurnya tidak muncrat lagi. Yang menyedihkan, patung harimaunya terlihat sangat nelangsa. Ibarat baju yang dipakainya, warnanya sudah kusam dan pudar. Padahal, lkebaran sudah di ambang pintu.

“Baju Harimau Agam itu tidak diganti degnanbaju baru menjelang lebaran ini, Pak?” ujar seorang ibu muda, yang menggandeng tangan putrinya, mempertanyakan, ketika sumbarsatu.com mangodak bundaran tersebut.

Pertanyaan yang sama sebenarnya tengah berkecamuk di benak banyak orang. Seperti Abdul Munap, misalnya. Remaja yang baru pulang kampung dari Jakarta itu mempertanyakan, mengapa baju “ Harimau Agam” itu tidak juga diganti dengan yang baru. Dengan demikian, tidak terlihat kontras dengan taman bunga di bawahnya.

Ketika pertanyaan beberapa warga itu disampaikan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agam, Ir. Yulnasri, MM, ia pun mengatakan,sedang diupayakan dana untuk merehabilitasi kolam berikut fasilitasnya di bundaran itu.

“Terpaksa kita mengupayakan kepada pihak ketiga, karena kita tidak punya dana untuk itu,” ujarnya, Selasa (13/6/2017), di Lubuk Basung.

Menurutnya, untuk membenahi bundaran itu dibutuhkan dana Rp100 juta. Untuk itu, telah disampaikan proposal kepada pihak Bank BNI. Kini, pihaknya menunggu jawaban dari kantor Pusat BNI di Jakarta.

Dana sebesar itu akan dimanfaatkan, antara lain untuk perbaikan kolam, air mancur, pelataran kolam, dan patung harimau yang sudah terlihat lusuh itu.

Keramik yang pecah pada bangunan kolam dan pelatarannya akan diganti. Kolam akan dibersihkan, dan air mancurnya akan difungsikan lagi.

“Dengan dana tersebut kita akan melakukan pembenahan total, sehingga kawasan SimpangTigo Lubuk Basung jadi seronok, dan enak untuk dinikmati warga setiap hari,” ujarnya pula.

Namun ia meyakini, lebaran tahun ini, “Harimau Agam” penjaga bundaran itu, harus mengenakan baju kusamnya. (MSM)

BACA JUGA